Wednesday, July 22, 2015

Lebaran 2015 : Shalat Idul Fitri di Lapangan



Merayakan Hari Raya Idul Fitri di tanah kelahiran adalah sesuatu yang istimewa. Alhamdulillah tahun ini pun kembali diberikan kesempatan untuk menikmati hal yang sama. Persiapan sudah dimulai sejak 3 bulan sebelum hari raya dengan ikut serta berburu tiket kereta api yang konon katanya perlu perjuangan untuk mendapatkannya :). Kenapa konon katanya? Karena kebetulan saya sendiri dibantu teman saya untuk mendapatkannya. Alhamdulillah, dapat juga.

Dan hari yang dinantipun tiba. Mudik. Bersiap diri sedemikian rupa agar tidak ketinggalan kereta. Akhirnya kami putuskan untuk naik taksi dari rumah ke stasiun. Satu hal membuat kami terkesan alias heran yang luar biasa bercampur prihatin adalah ketika sopir taksi yang datang menjemput kami sebelum waktunya minta kepada kami untuk menghidupkan argo, sambil menunggu kami selesai persiapan. Heran... Karena baru kali ini ada sopir taksi yang bertanya hal 'aneh' seperti itu. Padahal ini bukan taksi ecek-ecek, tetapi taksi yang saat ini mendominasi di mana-mana. Astaghfirullah...

Alhamdulillah...kereta tiba tempat pada waktunya. Kami tiba  di kampung satu hari sebelum Idul Fitri atau kalau tetangga saya bilang pas ‘megengan’, yaitu satu hari menjelang Idul Fitri dimana orang banyak melakukan tasyakuran dengan membagi-bagi makanan. Jadi  makanan melimpah dimana-mana. Ini satu momen yang khas di daerah kami. Dan malam harinya takbir menggema di mana-mana. Ada yang takbir di mushola atau di masjid, ada juga yang takbir keliling. Lampu-lampu berkelap-kelip di sepanjang jalan desa sejak menyambut ramdhan. Menambah suasana semakin semarak. Panitia zakat fitrah wara-wiri membagikan zakat.
 
Dan esok harinya...dengan semangat empat lima, bersiap diri bersama keluarga untuk melaksanakan shalat Idul Fitri di jalan raya dekat perempatan. Ada yang membawa tikar ada yang membawa kertas koran sebagai alas. Mulai dari anak-anak hingga orang tua berduyun-duyun berdatangan untuk menunaikan shalat Id. Benar-benar menjadi media untuk bersilaturahim juga. Yang menjadi imam dan khatib adalah ulama dari sini.

Setelah shalat Id kemudian dilanjutkan dengan acara bersalam-salaman. Saling memaafkan semua kesalahan. Semua tersenyum bahagia. Alhamdulillah. Semoga kita dipertemukan kembali dengan Ramadhan dan Idul Fitri tahun depan. Aamiin... Mohon maaf lahir dan batin :)

Tuesday, June 2, 2015

Tour and Tea Walk 2015 : Kebun Teh Gunung Mas



Alhamdulillah…waktu yang dinanti datang juga. Jalan-jalan bersama Ibu-Ibu RT. Jam 05.30 Ibu-Ibu sudah antusias keluar dari rumah masing-masing menuju meeting point yang telah disepakati. Karena jam 06.00 tepat bus akan berangkat menuju lokasi. Mengantisipasi kemacetan menuju arah puncak. Melihat tetangga kanan kiri pada semangat, kamipun jadi ikut semangat.
Tim Bapak-Bapak
Sesuai dengan rencana, jam 06.00 semua peserta sudah siap di dalam bus. Diawali dengan berdoa yang dipimpin oleh Bapak RT, kemudian bus pun mulai melaju. Kami para peserta mendapat bingkisan handuk, bertuliskan PKK RT. Kemudian berikutnya dapat snack dan minuman. Alhamdulillah semua senang.
Jam 10.00 bus tiba di lokasi, Kebun Teh Gunung Mas. Sesampai disini kemudian acara dilanjutkan dengan jalan mengelilingi kebun teh alias tea walk.Menikmati indahnya panorama puncak dan segarnya udara di puncak.
Keliling Kebun Teh
Awalnya kami bayangkan bahwa kebun teh itu, adalah kebun yang semuanya isinya pohon teh. Namun tidak demikian rupanya. Selain teh rupanya dikebun ini juga ditanam pohon jeruk, manggis, juga nanas. Oia…peserta tea walk ini dari semua usia lho… ada anak-anak, remaja, ibu-ibu, bapak-bapak, juga kakek-kakek dan nenek-nenek. Lengkap pokoknya… Kalau anak-anak atau anak muda jalan mendaki perkebunan teh, medan seperti ini  mungkin merupakan suatu hal yang biasa. Namun yang membuat kami kagum adalah ketika melihat kakek-kakek dan nenek-nenek begitu antusias mengikuti tea walk ini dari garis start hingga garis finish. Saya dan suami yang berjalan di belakang beliau-beliau jujur awalnya merasa was-was. Khawatir… jika beliau-beliau ngga kuat berjalan. Selain jalannya cukup jauh, juga mendaki. Namun Alhamdulillah, semua menyelesaikan jalan-jalan dengan semangat dan gembira. Setelah tea walk acara dilanjutkan makan-makan, ramah tamah dan yang dinanti-nanti adalah pembagian doorprize. Yeayyy… horeeeyyy… 
Oia bagi yang hobi berkuda atau ingin merasakan naik kuda, bisa kita nikmati juga disini. Seru kali ya keliling kebun teh sambil naik kuda. 
Keep Smile
Back to laptop, doorprize nya banyak banget… Ada kotak makanan, payung, magic com, pemanggang roti, hand phone, tempat mimum, dan lain-lain. Semua in syaa allah kebagian sesuai dengan rezeki yang Allah takdirkan. Alhamdulillah saya dan suami juga dapat:) Saya dapat kotak makan dan suami dapat payung.

Selesai pembagian doorprize acara dilanjutkan shalat dhuhur. Kemudian lanjut pada agenda berikutnya shoping time :) Favoritnya para emak-emak. Tempat belanja pertama di tempat oleh-oleh daerah puncak. Puas belanja disini kemudian dilanjutkan belanja ke Cimory. Mari borong yoghurt :)